Sosialisasi Mesin Olah Runtah (MOTAH) di Husein Sastranegara, Warga Dukung Pemasangan 4 Unit untuk Solusi Pengelolaan Sampah
- Jun 12, 2026
- kimhusein_keren.official
Bandung – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung menggelar kegiatan Sosialisasi Pengelolaan Sampah Menggunakan Mesin Olah Runtah (MOTAH) di Aula Kelurahan Husein Sastranegara, Jalan Aruna No. 27, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, Jumat, 12 Juni 2027. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung pengurangan sampah dari sumbernya sekaligus memperkuat upaya mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Kegiatan ini di awali dengan sambutan Camat Cicendo Dra. Siti Romlah, M.Si., yang sekaligus membuka kegiatan, di lanjutkan sambutan Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung dan Paparan terkait kondisi persampahan di kota Bandung di sampaikan oleh Kabid Pengelolaan Persampahan dan B3, dilanjutkan Paparan materi disampaikan oleh Kolonel CAJ (K) Nurjanah Suat, S.Pd., M.Si., yang menjelaskan konsep pengelolaan sampah modern melalui pemanfaatan Mesin Olah Runtah (MOTAH). Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa MOTAH ini adalah karya anak bangsa alias asli buantan Indonesia merupakan teknologi pengolahan sampah yang mampu mengurangi volume sampah secara signifikan melalui proses pengolahan yang cepat, efektif, dan ramah lingkungan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung Dadang Setiawan, S.IP., M.Si., didampingi Kabid Pengelolaan Persampahan dan B3 Salman Faruq, S.T., Perwakilan dari BKAD Kota Bandung, struktural Kecamatan Cicendo , Lurah Husein Sastranegara Sudirman, S.Sos., M.AP., Ketua DPC LPM Kecamatan Cicendo Dadang Saputra, para Ketua LPM Kelurahan se-Kecamatan Cicendo, Ketua RW se-Kelurahan Husein Sastranegara, Ketua RT 01 sampai RT 08 RW 12, serta berbagai unsur masyarakat lainnya.
Dalam forum tersebut disampaikan rencana pemasangan empat (4) unit Mesin MOTAH yang akan ditempatkan di kawasan Jalan Komodor Udara Supadio No. 16 RW 12 Kelurahan Husein Sastranegara, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung. Lokasi tersebut dinilai strategis untuk mendukung pengelolaan sampah lingkungan secara terpadu dan berkelanjutan.
Fungsi Mesin Olah Runtah (MOTAH)
Mesin MOTAH memiliki beberapa fungsi utama, antara lain :
- Menguangi volume sampah secara signifikan.
- Mengolah sampah organik dan sampah rumah tangga menjadi residu yang lebih sedikit.
- Membantu mengurangi ketergantungan terhadap Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
- Mengurangi pencemaran lingkungan akibat penumpukan sampah.
- Mendukung program Kang Pisman (Kurangi, Pisahkan, Manfaatkan) Pemerintah Kota Bandung.
Cara Pengoperasian Mesin MOTAH
Pengoperasian Mesin MOTAH dilakukan melalui beberapa tahapan :
- Sampah yang telah dipilah dimasukkan ke dalam mesin.
- Mesin melakukan proses penghancuran dan pengolahan secara mekanis.
- Sampah diolah menjadi material yang volumenya jauh lebih kecil.
- Hasil pengolahan dapat dipisahkan untuk pemanfaatan lanjutan maupun residu akhir.
- Proses berlangsung lebih cepat dibandingkan metode pengolahan konvensional.
Kapasitas Mesin MOTAH
Dalam sosialisasi tersebut dijelaskan bahwa setiap unit Mesin MOTAH dirancang untuk menangani volume sampah harian dalam jumlah besar, sehingga keberadaan empat unit mesin di Husein Sastranegara diharapkan mampu membantu mengatasi persoalan sampah lingkungan di wilayah Kecamatan Cicendo secara lebih optimal. Kapasitas operasional disesuaikan dengan kebutuhan wilayah pelayanan dan jumlah timbulan sampah masyarakat setempat.
Kapasitas mesin MOTAH (Mesin Olah Runtah) bervariasi tergantung pada tipe dan skala instalasinya. Rata-rata mesin insinerator Motah ini mampu mengolah sampah dengan kapasitas 1 hingga 1,5 ton per jam, atau sekitar 4 hingga 8 ton sampah per hari.
Untuk spesifikasi operasional utamanya, mesin ini memiliki keunggulan sebagai berikut:
- Tanpa Bahan Bakar Eksternal: Mampu membakar sampah tanpa memerlukan BBM tambahan dan listrik karena memanfaatkan material sampah itu sendiri sebagai bahan bakar.
- Suhu Operasional: Mencapai suhu tinggi (hingga 1000°C-1100°C) untuk memusnahkan limbah secara efektif dan ramah lingkungan.
- Pemanfaatan Sisa Pembakaran : Abu/residu yang dihasilkan dari proses pembakaran dapat diolah kembali menjadi material seperti bata beton (paving block)
Seluruh peserta yang hadir memberikan dukungan penuh terhadap program pemasangan Mesin MOTAH. Unsur Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK), para Ketua RW, Ketua RT, serta tokoh masyarakat berharap agar penganggaran dan pemasangan mesin dapat segera direalisasikan sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat.
Melalui program yang diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung ini, diharapkan Kelurahan Husein Sastranegara dapat menjadi salah satu wilayah percontohan dalam pengelolaan sampah berbasis teknologi yang efektif, sekaligus mendukung terwujudnya Kota Bandung Utama yang bersih, sehat, dan berwawasan lingkungan. Selanjutnya seluruh peserta melalkukan peninjauan ke lokasi tempat pemasangan Mesin Motah.
#MesinMotah #MotahBandung #PengelolaanSampah #SosialisasiSampah #DLHKotaBandung #KelurahanHuseinSastranegara #KecamatanCicendo #BandungUtama #BandungBersih #KangPisman #PenguranganSampah #InovasiLingkungan #PersampahanBandung #LPMCicendo #RW12HuseinSastranegara #KolonelNurjanahSuat #DadangSetiawan #SitiRomlah #SudirmanMAP #CicendoJuara #BandungHijau #TeknologiPengolahanSampah #BeritaBandung #InfoCicendo #LingkunganBersih #SampahTuntas #BandungSmartCity #DLHBandung #GotongRoyongLingkungan #BandungTerkini #kinhusein_keren.official #kimhuseinbandung #diskominfobdg